Hunting Aksesoris Yuk…

He’s like my Cloe shoes
Betsey bag
Oh he’s cute
He’s like my Marc Jacobs chain (…)
Prada shades
What’s his name?
He’s my he’s my he’s my he’s my
latest accessory

Penggalan lagu Accessory dari Jordyn Taylor diatas nampaknya merepresentasikan bahwa wanita tak bisa jauh dari yang namanya trend fashion, aksesoris dan semua hal yang berkaitan dengan penampilan. Dan itu naluriah, sama seperti laki-laki yang bakal melirik dengan cepat kala cewe cantik melintas di depan mata. Yang membedakan, wanita bakalan melirik bahkan kalap saat melihat baju, sepatu, aksesoris, ataupun sebuah kata yang rasanya mampu membuat takluk sejuta wanita yaitu ‘S A L E’. Memang seperti itulah kenyataannya. Mau kaya, pas-pasan, bokek atau apapun mata wanita bakal kalap saat SALE menghadang di depan mata. Semua komitmen penghematan, ataupun kondisi kantong yang tak bersahabat menjadi tak penting lagi. Tak heran, saat Midnight Sale selalu saja penuh dijejali para wanita yang berburu barang-barang (bisa fashion maupun kebutuhan lainnya), tak peduli itu tengah malam. Yang penting hasrat belanja terpenuhi.

Kalau kita sudah dimanipulasi kata-kata SALE, seperti saat dibisiki kata ‘I Love You’ oleh Jude Law, seluruh otak dan hati kita terbuai, dan luluh akibatnya bisa dipastikan, kita gak sanggup nolak. Wanita, berpenampilan menarik sih sah-sah saja. Namanya juga wanita, selalu ingin nampak cantik, anggun, classy di depan pria maupun di depan teman-temannya. Tapiiiiii…. Gak perlu juga kan saking pengen keliatan cantik, keren harus mengorbankan kantong yang sudah kembang-kempis. Sebenernya, gak perlu barang-barang bermerek untuk terlihat keren. Kuncinya, bisa menempatkan diri dan mem’pas’kan antara busana, aksesoris, sepatu dan berbagai atribut lainnya. Aksesoris menjadi salah satu penunjang dari fashion yang bisa bikin penampilan kita semakin ‘waw’ loh. So, i have some tips hunting dan memelihara aksesoris. Check this one out galz :

1. Bila membeli aksesori, usahakan membeli barang koleksi umum yang bakalan dipakai sehari-hari.

Note : Jangan memulai koleksi dengan membeli aksesoris yang terlalu ekstrim.

2. Sesuaikan dengan kepribadian dan struktur wajah kita.

Note : Pastikan untuk mencoba dulu aksesoris yang kita suka sebelum membelinya. Jangan sampai sudah mahal-mahal kita beli ternyata gak pas kita pakai. Kan sayang… (walaupun ada cara lain buat mengatasinya, dengan di jual lagi:)).

3. Sesuaikan dengan tempat. Jangan terlalu mengedepankan tren atau mode.

Note : Gak berbeda jauh dengan tips nomor satu di atas, bahwa kita harus tahu apa saja  yang kita butuhkan. Misalnya profesi kita sebagai wartawan yang dinamis dan mengharuskan berada di beberapa tempat dalam satu hari, gak mungkin kan kita pakai aksesoris yang bukan bikin kita keliatan chic tapi malah bikin ribet. So, tanya pada diri sendiri, apa yang paling Anda butuhkan.

4. Rawatlah aksesoris yang kita punya dengan memisahkan barang-barang koleksi di tempat khusus (misalnya taruh di kotak perhiasan khusus untuk aksesoris emas, atau dibungkus plastik agar tidak mudah teroksidasi dengan udara).

5. Sebisa mungkin memiliki beberapa aksesoris basic seperti kalung mutiara, kalung emas putih, anting-anting dan gelang sebagai penunjang untuk pesta.

So, gak perlu takut untuk berpenampilan cantik tanpa perlu spent much money bukan? Karena kalian sudah tahu apa yang kalian butuhkan.

To be continued….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s